Senin, 20 Oktober 2014

Doa Yang Lain ...

Satu yang mengganjal dan selalu berputar diotak, ya wanita yang gue panggil dengan sebutan "Mama" beliau semakin tua, semakin terlihat lemah dibalik sosoknya yang gue tau beliau adalah wanita yang sangat tegar. Sejujurnya wanita yang gue panggil dengan sebutan Mama ini bukan ibu kandung gue, ya beliau adalah tante gue dia yang membesarkan gue dari gue SD.Kita ini dua orang yang sama sama keras dengan apa yang kita mau dan apa yang kita anggap benar menurut kita, dan parahnya beliau adalah sosok yang sangat otoriter semua harus berjalan sesuai dengan apa yang beliau mau, awalnya (dulu) gue adalah anak yang selalu nurut saat beliau berkat A oke gue akan mengikuti A. Semakin dewasa sikap pemberontak gue mulai terlihat jelas, sedikit melawan beliau dan membantah apa yang beliau katakan. Hari demi hari selalu ada saja konflik diantara kami, tapi anehnya semua selalu berakhir begitu saja seakan semua masalah menguap entah kemana. Terkadang gue yang ngalah kadang juga mama yang ngalah. Tapi gue semakin sadar, apa yang dbilang mama itu benar dan itu demi gue sendiri

Kami memeluk keyakinan yang berbeda, mama khatolik dan gue islam. Tapi diantara kita gak pernah ada konflik yang menyangkut masalah agama. Mama serimg banget ngingetin gue untuk sholat dan sholat terus, mama selalu berpesan "jangan sekali kali kamu ningalin sholat". Dan satu yang membuat gue speechless adalah mama selalu bilang gini "Yut, mama selalu doain kamu setiap mama ke gereja, mama selalu doain kamu setiap pagi sore dan malem biar kamu selalu dalam lindungan Tuhan, biar kamu sukses" ...... ya beliau selalu mendoakan gue dengan caranya menyembah Tuhannya.

"Kepadan Tuhan yang kami sebut dengan nama yang berbeda, kepada Tuhan yang selalu mama sebut dalam setiap doanya, aku memohon kepada-Mu lidungilah mama dalam setiap langkahnya. Kuatkan ia selalu dalam melangkah, berilah mama umur yang panjang supaya ia bisa melihatku sukses suatu hari nanti seperti apa yang selalu ia doakan untukku dihapan-Mu. Tuhan kau pasti tahu mama itu orang yang baik dan penuh kasih sayang, maka kasihilah ia seperti ia mengasihi aku."

Semua jerih payah, usaha dan keringat mama demi gue mungkin gak akan pernah bisa terganti dengan apapun yang bisa dibeli dengan uang. Yang bisa gue lakuin cuma selalu buat beliau bangga.

Terimakasih banyak atas segala apapun yang pernah mama kasih buat aku, maaf mungkin aku bukan figur seorang anak yang sempurna dimata mama. Aku sayang Mama

Just for you my mom my half life, my hero and my reason why I stay .... Margareta Siti Mariyam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar